“Tanda-Tanda Jomblo”

4
576

Sispek.com – Jomblo itu memang spesies yang selalu bertambah jumlahnya setiap hari. Itu disebabkan karena jomblo sifatnya menular. Penularan jomblo bisa lewat makanan, pakaian, atau hanya dengan berhadap-hadapan saja dengan jomblo itu. Virus ini begitu dahsyat, bisa menular dengan cepat karena virusnya bisa membunuh sel darah putih dalam waktu singkat. Berhati-hatilah kalo loe punya temen jomblo!

Ada beberapa indikasi yang bisa dilihat untuk mengetahui seseorang itu sudah terjangkit virus jomblo, antara lain:

  1. Pelupa

Pelupa adalah indikasi pertama untuk mengetahui seseorang itu termasuk jomblo. Penyakit lupa ini disebabkan karena tidak ada seorangpun yang perhatian sama dia.

  • Kalo orang yang punya pacar, selalu ada yang mengucapkan,”selamat pagi sayang…”, dikarenakan ucapan selamat pagi ini, seseorang ingat atau sadar bahwa hari sudah pagi.
  • “Udah makan belom sayang?”, dikarenakan pertanyaan ini maka seseorang akan ingat atau sadar bahwa sudah waktunya untuk makan dan manusia butuh makan untuk bertahan hidup.

Ucapan-ucapan seperti itu merupakan bentuk perhatian seseorang terhadap pacarnya agar pacarnya enggak lupa.

Beda halnya dengan jomblo. Enggak ada seorangpun yang mengucapkan ”selamat pagi”, “selamat siang” dan enggak ada yang nanyak, “udah makan belom?”. Jomblo seperti spesies yang terpinggirkan, jauh dari kehidupan sosial. Enggak ada yang peduli dengan hidup mereka.

Karena enggak adanya ucapan-ucapan kayak gitulah yang menimbulkan penyakit lupa. Intinya, karena jomblo enggak pernah dapet ucapan-ucapan perhatian kayak gitu dari seseorang, maka lama-kelamaan karena begitu lamanya menjomblo membuat ia jadi pelupa.

Jomblo itu enggak makan bukan karena dia tidak lapar, tapi karena dia lupa bahwa manusia butuh makan untuk bertahan hidup.

Jomblo enggak tidur dikarenakan dia lupa bahwa manusia harus memiliki waktu istirahat. Semisalkan loe ngeliat jomblo yang enggak tidur di malam hari. Loe ngeliat dia udah ngerasa ngantuk, matanya berat dan sebentar-sebentar menguap. Jomblo enggak tau bahwa itu adalah indikasi bahwa manusia sedang mengantuk dan sudah harus tidur. Dia lupa!

  1. Ngitung Domba Agar Cepet Tidur
Baca Juga :   Trik ngedeketin cewek ala Jomblo Studium Akhir Part III (Part Terakhir)

Karena tidak ada yang ngucapin “selamat bobo”, jomblo juga jadi susah tidur. Jomblo punya cara tersendiri agar cepet tidur yaitu dengan “ngitung domba”. Metode “ngitung domba” ini dilakukan dengan menghitung domba dari satu sampai dengan hitungan tak terbatas dalam angan-angan. Hitungan domba akan berhenti sampai si jomblo mengantuk lalu tertidur. Satu domba, dua domba, tiga domba, empat domba,… dan begitu seterusnya.

Metode ini berfungsi dengan cepat untuk jomblo yang masih baru, pada hitungan domba ke sembilan puluh tujuh biasanya sudah mulai mengantuk lalu tertidur, sedangkan bagi jomblo yang sudah akut biasanya akan tertidur setelah hitungan domba yang ke sembilan ratus delapan puluh tujuh ribu tiga ratus dua puluh satu domba.

  1. Takut keluar saat malem minggu

Setiap manusia yang punya pacar alias enggak jomblo, malem minggu bagi mereka merupakan malem yang paling spesial di antara malem-malem lainnya. Malem minggu merupakan malem wajib sepasang kekasih pergi keluar entah untuk nonton, makan atau hanya sekedar nongkrong di taman. Oleh karena itu, kalo udah malem minggu pasti rame di mana-mana, ya rame sama orang-orang yang pacaran. Jalanan macet, tempat-tempat makan penuh, taman-taman rame. itu semua disebabkan oleh orang-orang yang pacaran.

Apabila jomblo keluar di malem minggu yang ada malah nambahin macet, nambahin sesak di mana-mana. Jomblo juga bakalan ketemu banyak orang yang pacaran. Kalo jomblo udah ngeliat orang pacaran itu kan nyiksa banget. Kalo enggak nangis tersedu-sedu di tengah keramaian, ya… paling ngelempar piring ke orang yang lagi suap-suapan.

Demikian ketakutan-ketakutan jomblo, jadi rata-rata jomblo di ibukota takut keluar rumah saat malem minggu.