Part I

Sispek.com – Bagi seorang jomblo, statusnya bukanlah sebuah anugerah tapi merupakan derita tiada terperi. Untuk itu, seorang jomblo harus selalu berusaha agar tidak jomblo terus. Jomblo harus banyak belajar bagaimana cara agar lepas dari status jomblonya dan jomblo harus tau caranya dapet pacar.

Sebut saja Boncos, seorang jomblo senior. Dia sudah tiga tahun terakhir ini menjomblo. Dia mempunyai inisiatif untuk berguru kepada seorang ahli cinta yang bernama Alex agar dia bisa terlepas dari penderitaan sebagai seorang jomblo. Dia tahu nama Alex dari mimpi yang dialaminya pada malam senin keempat di bulan agustus. Menurut buku panduan jomblo yang dia pernah beli di toko buku yang enggak jelas, malam itu adalah malam keramat dan apabila bener-bener melakukan petunjuk yang ada dalam mimpi yang dialami pada malam tersebut, maka dia akan terlepas dari kutukan.

Dalam mimpinya itu, Boncos melihat seorang anak kecil botak berlarian di pinggir kali, lalu menghampiri dirinya dan berkata,

”Temuilah Guru Alex!”

”Temuilah Guru Alex!”

”Temuilah Guru Alex!”

Anak kecil botak itu berlari pergi lalu lenyap. Sangat misterius.

Boncos kemudian mencari tau tentang Guru Alex dan mendapatkan info dari teman sepermainannya, Gandhi. Gandhi memberi tau Boncos bahwa untuk menemui Guru Alex itu tidak mudah.

“Emang syaratnya apa saja kalau mau bertemu dengan Guru Alex?”, Boncos bertanya.

Gandhi dengan sumringah menjawab,”Loe harus jomblo minimal selama 2 tahun 11 bulan 29 hari”.

Boncos dengan mata berbinar-binar,”Gue udah genap 3 tahun nih jomblonya, baru tadi pagi gue ngerayain tahun ke-3 jomblo gue”.

“Bangga banget loe jomblo 3 tahun ampe dirayain gitu” Gandhi terheran-heran.

Baca Juga :   "Rasionalitas Isra' Mi`raj dan Negosiasi Nabi Muhammad"

Gandhi melanjutkan, “berarti loe udah memenuhi persyaratan untuk menemui Guru Alex…”

“Emang itu aja syaratnya kalo mau ketemu Guru Alex? Enggak nyerahin fotokopi KTP sama fotokopi ijazah terakhir gitu?” Boncos memotong omongan Gandhi.

“Kalo jomblo ya jomblo aja, jangan ampe gila gitu!”, Gandhi melotot sambil membesarkan lobang idungnya.

Dari percakapan dengan Gandhi, Boncos mendapatkan alamat rumah Guru Alex. Dengan mata penuh belekan, segera Boncos mendatangi rumah Guru Alex dan menemuinya.

 

Bersambung………

SHARE
Previous article“Tanda-Tanda Jomblo”
Next articlePeristiwa Isra’ dan Sisi Rasionalitasnya
Penulis Buku "Cinta Ingusan"; Perindu yang mengekspresikan perasaan melalui lagu dan puisi; Sang Fakir yang tidak tahu banyak "kata"; Pembelajar yang berusaha tekun menghiasi dunia dengan kata-kata.