SISPEK.COM – Pemilihan umum kini telah usah. Anis merupakan calon terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta periode berikutnya. Sebagai calon terpilih, tentunya ia mempunyai beban-beban kerja yang harus ia jalankan demi kebaikan Jakarta sebagaimana diminta mayoritas masyarakat Jakarta.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei politik, keterpilihan suatu calon dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya ialah program kerja, kesantunan, etnis dan agama. Maka sebenarnya beban yang harus diemban oleh calon terpilih itu diukur dari alasan masyarakat memilih suatu calon.

Jika seseorang dipilih karena kinerjanya, maka ia dibebani tanggung jawab untuk merealisasikan program-program yang ia janjikan. Hal itu karena masyarakat menginginkan kinerja seorang calon itu mampu memperbaiki Jakarta.

Berbeda dengan calon yang dipilih berdasarkan kesantunan, etnis dan agama. Tampaknya calon yang terpilih karena ketiganya mempunyai beban yang ringan, karena ia terpilih karena masyarakat hanya ingin pemimpin yang santun, beretnis dan beragama yang sama.

Berdasarkan survie yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survei politik menyatakan bahwan keterpilihan anis itu bukan disebabkan oleh kinerjanya yang baik, tetapi terpilih karena kedekatan etnis, kesantunan dan kesamaan agama. Itu artinya, Anis cukup tetap santun, tetap pada etnisnya dan tidak murtad, maka otomatis ia sudah melaksanakan yang masyarakat minta. Itu saja beban Anis yang diemban selama kepemimpinannya, karena dengan demikian mayoritas masyarakat sudah merasa adem melihat pemimpinnya yang seperti itu. Jadi klo nanti anis ditagih kenerjanya maka dia akan bilang seperti ini.

“laah situ kan pilih saya bukan karena kinerja, tapi karena kesantunan dan agama saya. Sampai sakarang saya tetap santun dan muslim.”

Jadi gak usah nagih-nagih janji kenerja sama pak Anis, karena kalian memilihnya bukan karena kinerja. Selamat menikmati pemimpin baru buat masyarakat Jakarta, semoga keterpilihan gubenur terbaru merupakan pemberian terbaik Tuhan.

Baca Juga :   Ucapan-Ucapan Para Menteri Jokowi Yang Menyakiti Hati Rakyat