MENUTUP “MATA NAJWA” MEMBUKA “MATA BANGSA”

0
248

Sispek.com-Beberapa hari ini semua kalangan khususnya anak muda seperti saya disibuka dengan isu berhentinya produksi tayangan Mata Najwa di salah satu chanel televisi nasional yakni Metro TV. Tidaka ayal lagi berhentinya tayangan tersebut memberi kegeglisahan tersendiri dibenak seluruh fans fanatik atau follower mba’ nana sapaan akrab Najwa Shihab itu.

Kegegelisahan akibat berhentinya produksi tayangan Mata Najwa itu melahirkan banyak pertanyaan dan spekulasi dari beberapa orang ataupun golongan. Hal ini sangat wajar sebab siapa yang tidak kenal acara yang memiliki rating bagus dan sudah berlangsung kurang lebih sekitar 7 tahun dengan 511 kali episode.

Talkshow perdana Mata Najwa pada 25 November 2009 dengan tema “Dunia dalam Kotak Ajaib” kemudian dinyatakan berakhir oleh Najwa Shihab sendiri dalam akun Twitter pribadinya. yakni sejak “Wawancara Eksklusif Novel Baswedan” 26 juli 2017. Namun pada akhir agustus (30/08/2017) nanti Mata Najwa masih akan tayang dengan tema “Catatan Tampa Titik”. Pada episode pamungkas ini akan ditayangkan kembali cuplikan-cuplikan episode terbaik yang telah usai tayang di meja Mata Najwa.

Spekulasi Atas Berhetinya Produksi Tayangan “Mata Najwa”

Acara Mata Najwa (yang konon diambil dari filosofi sorot mata Najwa Shihab yang tajam) telah membuka selebar-lebarnya kompleksitas tata kelola negara Indonesia dengan jelas. Mulai dari politik kekuasaan, mafia hukum, dan lain sebagainya.

Bahkan wawancara terakhir yaitu wawancara eksklusif Novel Baswedan. dikabarkan Najwa Shihab harus merogoh kantong sendiri guna membiayai transportasi, hotel tempat wawancara dan membayar kameramen. sebab dari pihak TV dimana Mata Najwa produksi dan tayang. kemudian tidak mau menayangkan hasil wawancara tersebut. dikarenakan sarat dengan fakta-fakta yang mengungkap oknum-oknum besar dan berpengaruh dalam tata kelola Negara Indonesia ini. Sehingga akhirnya Najwa Shihab menutup Mata Najwa atau berhenti mengabdikan diri menjadi reporter di MetroTV tersebut.

Spekulan yang lain beranggapan bahwa Najwa Shihab berhenti menjadi reporter karena permainan dalam media. bahkan sebagian yang lain beranggapan bahwa Najwa Shihab dikabarkan akan diangkat menjadi menteri. Sehingga Najwa Shihab sengaja mundur teratur dari posisinya sebagai reporter. Namun apapun spekulasinya hanya Najwa dan Tuhan yang tahu.

Baca Juga :   Perempuan dan Perjodohan

Najwa Shihab Sebagai Duta Baca Indonesia

Sorotan mata Najwa Sihab tidak lagi ditemui dalam acara Talkshow “Mata Najwa”. sebab kini mata itu telah ditutup tidak tayang lagi. Namun mata ini selalu memberi ruang inspirasi pengetahuan kepada seluruh bangsa Indonesia.

Kini, Najwa Shihab menjadi Duta Baca Indonesia. Dalam akun FBnya Najwa Shihab menyiarkan secara langsung dan mengandeng Polisi Republik Indonesia (POLRI) dalam Launcing Pojok Baca Polda Metro Jaya, di Satpas SIM, Jalan Daan Mogot, Cengkareng Jakarta Barat (10/08/2017).

Najwa sangat senang sekali dan tampak tersenyum sumringah. ketika ditanya oleh wartawan kenapa mengandeng polri sebagai metra. Jawaban Najwa sangat singkat “sebab ketika saya menyurati semua elemen pemerintahan yang paling cepat dan tanggap membalas surat saya adalah Kapolri”. Begitu Jawaban Najwa Shihab dalam siaran langsung di akun Fb tersebut.

Begitu juga KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian dalam sambutanya pada acara launching pojok baca tersebut sangat antusia menyambut ide kreatif Najwa Shihab. Bahkan sudah saatnya kepolisian mendapat dukungan dan kepercayaan masyarakat dengan cara-cara yang lebih Soft, menyentuh batin dan emosional.

KAPOLRI Jederal Tito Karnavian juga sangat apresiatif dengan ide cemerlang Najwa Shihab ini. Najwa dipandang sebagai icon paling berpengaruh di tingkat nasional dalam mengkampanyakan semangat literasi dalam rangka mencerdaskan bangsa ini dengan melek ilmu pengetahuan keseluruh penjuru pojok negeri ini.

Najwa shihab tidak hanya menjadi tumpuan kegelisahan karena memundurkan diri sebagai reporter acara Mata Najwa. Akan tetapi dia juga menjadi harapan pembuka mata bangsa dengan kesadaran litersi.

SHARE
Previous articlePAGAR
Next articleCANTIK BOLEH, BODOH JANGAN
Anak Muda NU aktif di kajian Islam dan Budaya Omah Jibriel. bisa ditemui di SejarahRI