Yang Tak Banyak Orang Ketahui dari Irfan Penaklum Begal

Irfan asal madura taklukkan begal Bekasi

0
63

SISPEK.COM – Berita tentan Irfan menaklukkan begal di bekasi kini lagi viral di medsos, namun 2 hal tidak banyak orang ketahui dari irfan. Akan kami jelaskan di bawah

Nama lengkap Irfan ialah Mohamad Irfan Bahri alias. Ia berhasil menaklukkan 2 perampok amatiran di Bekasi hingga kritis dan mati. Tampaknya dua perampok tersebut salah merampok orang, hingga yang didapatkan justru bukan barang-barang berharga dari korban, tapi kematian. Irfan telah mengganjar prilaku yang kejam dengan kematian. Kejadian tersebut berawal dari Irfan pergi ke jembatan bersama saudaranya. Tiba-tiba datang 2 orang perampok yang meminta dengan paksa untuk menyerahkan barang-barang berharga. Hp saudaranya sudah dikasih, namun perampok masih kurang. Akhirnya perampok meminta hp Irfan.

Tak seperti saudaranya yang memberikan hpnya begitu saja kepada begal. Irfan justru melawannya dua perampok dengan gagah berani. Dan akhirnya Irfan menaklukkan begal, hingga begal tersebut nyawanya melayang. Cerita ini sudah banyak tersebar di internet, tapi yang banyak orang tidak tahu tentang Irfan. Inilah beberapa hal yang tidak banyak orang ketahui tentang Irfan.

Irfan orang Madura

Seperti orang Madura pada umumnya, Ifran mempunyai nilai harga diri yang begitu tinggi. Masalah perampokan ini bukan tentang nilai hp yang murah, tapi tentang harga diri seorang remaja Madura. Bagi Irfan yang tergolong keluarga berada, harga hp baginya cukup murah. Maka tak mungkin ia mau menukarnya dengan nyawa. Tetapi jika Irfan pulang dengan selamat tapi bertekuk lutut kepada begal yang menjajahnya dengan mengambil hpnya di depan matanya, maka inilah sebenarnya keadaan yang cukup sangat memalukan bagi orang Madura.

Bagi orang Madura, lebih baik mati di tangan perampok daripada hidup tapi bertekuk lutut di hadapan manusia terkutuk seperti perampok dan lain semacamnya. Itulah mengama muncul istila Madura “lebih baik putih tulang daripada putih mata” yang maksudnya ialah lebih baik mati, daripada menanggung rasa malu. Itulah salah satu pegangan orang Madura, yang membuat orang Madura berani mati demi membela harga dirinya. Ini modal mentak Irfan menaklukkan begal di Bekasi tersebut.

Baca Juga :   Dibuka Pendaftaran Kursus Bahasa Arab Modern Spesial Ramadhan 2018 PP Darullughah Waddirasatil Islamiyah Pamekasan

Irfan adalah Santri Madura

Sebagai seorang santri Madura, pasti mampunyai keterampilan bela diri yang mempuni. Selain diajarkan tentang ilmu keagamaan, santri-santri di Madura juga dibekali ilmu bela diri. Ilmu bela diri bisa berupa pencaksilat, karomah dan kehabatan-kehebatan lainnya. Maka tidak jarang kita melihat alumni pesantren yang jago bela diri, bahkan kebal senjata tajam dan bisa terbang.

Bagi para kiai di pesantren Madura, ilmu bela diri sangat penting untuk menjaga diri kita dari orang-orang jahat. Tetapi ilmu bela diri di pesantren Madura hanya diberikan kepada santri yang sudah dianggap ilmu agamanya sudah mempuni. Ilmu bela diri bisa menjadi malapetaka atau anugerah sesuai dengan individu yang mengendalikannya. Jika individu tersebut sudah menguasai ilmu agama dengan baik, maka ilmu bela diri akan bisa dikendalikan hanya dipergunakan pada saat-saat tertentu seperti untuk membela kebaikan dan kebenaran berdasarkan prinsip-prinsip agama.

Ilmu bela diri awalnya diberikan para kiai kepada santri saat terjadi penjajahan Indonesia oleh orang Eropa dan Jepang. Di mana para santri oleh para kiai juga dipersiapkan untuk melawan para penjajah yang tak manusiawi. Jika kita telurusi sejarah, maka peran santri terhadap kemerdekaan Indonesia cukup besar, terutama di Madura. Kebiasaan membekali ilmu bela diri kepada para santri terus terjadi hingga kini, karena penjajahan dalam arti umum masih terus terjadi hingga kini. Penjajahan yang kini tetap terjadi itu ialah penindasan dan perlakuan semena-mena terhadap seseorang seperti perampokan, penodongan, intimidasi. Perampokan juga bagian dari bentuk penindasan kepada korban. Maka perampokan harus juga dilawan.

Itulah dua hal yang tidak banyak orang ketahui tentang Irfan.